Profil

Letak, Luas dan Batas Wilayah

Kabupaten Nias Selatan yang beribukota di Teluk Dalam merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Nias, berdasarkan Undang-Undang No. 9 Tahun 2003, status otonom diperoleh pada 25 Februari 2003. Sebagian besar Pulau Nias dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya masuk ke dalam Kabupaten Nias, sedangkan sebagian kecil pulau Nias di bagian Selatan beserta pulau-pulau di sekitarnya masuk ke dalam wilayah Kabupaten Nias Selatan.

Kabupaten ini berada di sebelah Barat Pulau Sumatera jaraknya ± 92 mil laut dari Kota Sibolga atau Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Teluk Dalam.Kabupaten Nias Selatan berada di sebelah Selatan Kabupaten Nias yang berjarak ± 120 km dari Gunungsitoli ke Teluk Dalam (ibukota Kabupaten Nias Selatan). Letak pulau-pulau di wilayah Kabupaten Nias Selatan memanjang sejajar Pulau Sumatera. Panjang pulau-pulau itu kurang lebih 60 kilometer dan lebar 40 kilometer. Kondisi ini di satu sisi berdampak pada iklim serta potensi ekonomi kabupaten dan di sisi lain menjadikan wilayah tersebut mengalami aksesibilitas rendah dari pusat pertumbuhan Provinsi.

Kabupaten Nias Selatan secara geografis berada pada posisi 104’5’ LU – 0033’25” LS dan 97025’59” – 98048’29” BT dengan ketinggian 0 – 800 m di atas permukaan laut. Daerah ini di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Nias dan Nias Barat, sebelah Selatan dengan Samudera Indonesia dan Pulau-Pulau Mentawai Provinsi Sumatera Barat, sebelah Timur dengan Samudera Indonesia, Kabupaten Mandailing Natal dan Pulau-Pulau Mursala Kabupaten Tapanuli Tengah, dan sebelah Barat berbatasan dengan Samudera Indonesia. Luas wilayah kabupaten ini mencapai 2.452,100 km2 (daratan) dan luas lautan/ perairan mencapai 4.450,405 km2.

Kabupaten ini terdiri dari 104 buah pulau dan yang dihuni 21 pulau. Dari seluruh gugusan pulau itu, ada empat pulau besar, yakni Pulau Tanah Bala (39,67 km2), Pulau Tanah Masa (32,16 km2), Pulau Tello (18 km2), dan Pulau Pini (24,36 km2). Berdasarkan wilayah administratif, daerah ini terdiri dari 35 kecamatan, yakni Kecamatan Amandraya, Aramõ, Boronadu, Fanayama, Luahagundre Manimolo, Gomo, Huruna, Hibala, Hilimegai, Hilisalawa’Ahe, Lahusa, Mazinõ, Lõlõmatua, Lõlõwa’u, Maniamõlõ, Mazõ, O’o’u, Onohazumba, Pulau-pulau Batu, Pulau-pulau Batu Timur, Pulau-pulau Batu Barat, Pulau-pulau Batu Utara, Sidua Ori, Simuk, Somambawa, Susua, Tanah Masa, Teluk Dalam, Toma, Umbunasi, Ulunoyo dan Ulususua. Dari 35 Kecamatan tersebut terbagi dalam 2 Kelurahan dan 459 desa.

Visi :

MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG MAJU, SEHAT, DAN CERDAS, DENGAN KEPEMIMPINAN YANG MELAYANI, JUJUR DAN SEDERHANA

Misi :

1. Membangun kultur pemerintahan yang bersih, mandiri transparan dan berorientasi pada pelayanan;
2. Pemerataan pembangunan dengan skala prioritas yang berbasis desa;
3. Menyediakan sistem pelayanan kesehatan yang mudah dan berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 36 tahun 2009 (Gratis);
4. Menyediakan pendidikan yang berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2011 dan UU No. 20 Tahun 2003 (Gratis);
5. Memperkuat sektor pertanian menuju kemandirian pangan;
6. Mengembangkan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja dan mendatangkan Investor;
7. Mengembangkan potensi pariwisata yang berbasis pada sumber daya alam dan kebudayaan;
8. Membangun generasi muda yang berkarakter, berbudaya dan beriman; dan
9. Memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.