WAKIL BUPATI NIAS SELATAN IKUT GOTONG ROYONG DI DESA OLANORI

0
45

Nias Selatan, Diskominfo.- Bersama masyarakat dan ASN,  Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, SH, MH ikut bergotong royong  melakukan pembuatan dam penahan di bagian yang longsor sisi jalan provinsi di Desa Olanori Kecamatan Siduaori (Senin, 05 Juli 2021). Sebelum tiba di Desa Olanori, Wakil Bupati juga meninjau jalan longsor di Desa HILIJANUWO Kecamatan Siduaori. Dalam kegiatan gotong royong yang dihadiri Kapolsek Lahusa AKP Edward Hasibuan, SH dan Koramil 04/Lahusa Letda Inf. J.R.E. Manurung, beberapa Kepala OPD dan Camat, turut terlibat bekerja dari berbagai unsur antara lain: Kepala Desa, Kapus, perangkat desa, kepala sekolah, guru dan masyarakat dari 7 kecamatan yaitu: Kecamatan Siduaori, Kecamatan Gomo, Kecamatan  Boronadu, Kecamatan Idanotae, Kecamatan Ulu Idanotae,  Kecamatan Mazo, dan Kecamatan Umbunasi. Menurut Kepala Desa Olanori Faustinus Ndruru, S.Pd bahwa biaya dan material yang digunakan untuk pembuatan dam penahan di jalan longsor ini murni berasal dari partisipasi masyarakat. Hal ini juga dipertegas dengan pernyataan Wakil Bupati bahwa dana dan material yang digunakan ini bukan dari APBD tetapi merupakan swadaya masyarakat, namun menurut beliau untuk jalan longsor di Desa Hilijanuwo akan dibangun menggunakan dana APBD. Wakil Bupati mengharapkan agar masyarakat aktif melaporkan ke pemerintah jika ada jalan yang longsor atau terputus, agar bisa bersama-sama bergotong royong melakukan perbaikan mengingat keterbatasan anggaran daerah. Pada kesempatan itu, salah seorang warga bernama Ama Nuru Ndruru menyampaikan bahwa jembatan/bubusan akses menuju sekolah di lingkungan desa Olanori rusak, dan ditanggapi oleh Wakil Bupati mengharapkan agar masyarakat bergotong royong membuat jembatan darurat. Kegiatan ini berlangsung sampai sore di tengah guyuran hujan deras sepanjang hari itu, namun tidak menyurutkan semangat masyarakat bekerja apalagi dengan motivasi dari Wakil Bupati, camat dan kades yang turut bekerja di bawah siraman hujan mengangkat bahan material yang digunakan untuk pembuatan dam penahan tersebut. (Timliputandiskominfonisel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here