BUPATI NIAS SELATAN: “HATI-HATI”

1
258

NIAS SELATAN, Diskominfo – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan hati-hati dan waspada karena ada potensi kasus Covid-19. Meskipun telah dikeluarkan kebijakan larangan mudik, namun terdapat sekitar 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6 s/d 17 Mei 2021.

Demikian dikatakan Presiden RI sebagaimana dikemukakan oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., saat ditanyai oleh Tim Liputan Dinas Kominfo Nias Selatan seusai mengikuti pengarahan Presiden secara virtual bersama Wakil Bupati, Firman Giawa,SH.,MH., Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo dan Kapolres, AKBP Arke Furman Ambat,S.I.K.,MH., di SMP Negeri 1 Pulau Tello, Senin (17/05).

“Awalnya masyarakat yang berkeinganan untuk mudik ada 33 persen ke kampung halaman. Kemudian ada larangan mudik turun menjadi 11 persen. Setelah sosialisasi turun lagi menjadi 7 persen. Saat pelaksanaan karena ada penyekatan-penyekatan turun menjadi 1,1 persen,” ujar Presiden sebagaimana dituturkan oleh Bupati Nias Selatan.

Lebih lanjut Bupati Nias Selatan menuturkan bahwa Presiden mengatakan memang 1,1 persen itu kelihatannya kecil sekali, tetapi kalau dijumlahkan angkanya masih besar sekitar 1,5 juta orang yang masih mudik. Oleh sebab itu harapan Presiden dari sekian yang mudik itu tidak ada kasus aktif Covid-19, serta mengharapkan kepada semua pihak harus bersinergi menyikapi kondisi-kondisi Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Prisiden RI, Joko Widodo memberikan pengarahan secara virtual kepada Kepala Daerah, Pimpinan DPRD, Pangdam, Danrem, Dandim, Kapolda, Kapolres, Kajati, Kajari, dan Sekda se-Indonesia dalam upaya pengendalian dan pencegahan Covid-19. (timliputandiskominfonisel)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here