Monitoring Makanan Dan Minuman Kadaluarsa Dilakukan Dinas Perindag Nias Selatan

,

NIAS SELATAN, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) melakukan pengawasan dan monitoring makanan dan minuman kadaluarsa di sejumlah kantin sekolah sekitar Kecamatan Telukdalam, Rabu (09/08).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberi pemahaman sekaligus mencegah penjualan dan peredaran makanan dan minuman yang kadaluarsa atau waktu memakannya telah habis (expired). Sebab, makanan dan minuman yang kadaluarsa dapat membahayakan bila masih dikonsumsikan.

Pada tahap pertama ini, tim dari Dinas Perindag Kabupaten Nisel melakukan pengawasan dan monitoring makanan dan minuman yang dijual dan dikonsumsikan oleh anak-anak sekolah. Untuk pengecekan ke sejumlah kantin sekolah, Plt. Kepala Dinas Perindag F. Martin Ley,SE.,MM., menugaskan dalam bentuk tim yaitu masing-masing dikoordinir oleh Kepala Bidang Perdagangan Selerina Nazara,SH., dan Kepala Bidang Perindustrian Aohabadodo Hondro.

Tim yang dikoordinir Selerina Nazara,SH., melakukan monitoring di SD, SMP, SMA Swasta Katolik Bintang Laut dan SMK Swasta BNKP Telukdalam. Sedangkan tim yang dikoordinir Aohabadodo Hondro melakukan hal yang sama di SD, SMP, SMA dan SMK Negeri 1 Telukdalam. beberapa temuan tim antara lain ada makanan yang memakai zat pewarna dan tidak higienis, saos cabe yang tidak layak dikonsumsi dan ada juga minuman yang kurang 3 bulan lagi kadaluarsa, bahkan ada jajanan anak-anak yang tidak terdaftar di Badan Pengawasan Obat-obatan dan Manakanan (BPOM).  

Hasil temuan tersebut disampaikan kepada masing-masing pengelola kantin sekolah, sehingga mereka berjanji dan membuat pernyataan bahwa tidak akan menjual makanan dan minuman seperti yang telah menjadi temuan tim. Apabila suatu saat tim menemukan hal yang sama atau melanggar isi surat pernyataannya, maka akan dikenai sanksi dan ditindaktegas.      

Selanjutnya tim akan melakukan pengawasan dan monitoring makanan dan minuman di tempat usaha, misalnya toko, kios, warung dan swalayan. Menurut F. Martin Ley,SE.,MM., selaku Plt. Kepala Dinas Perindag Kabupaten Nisel, hal ini akan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersama instansi terkait agar masyarakat tidak mengonsumsikan makanan dan minuman yang kadaluarsa karena dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan. (ws/timliputandiskominfonisel)

Ada 0 komentar untuk berita ini



Tinggalkan Komentar


Nama :
Email : Tidak akan diterbitkan
URL : Diawali dengan: http://
Komen :
security image